Layanan Paket Aqiqah Klaten Terbaik No. 1

Jasa Layanan Catering Aqiqah Profesonal Direkomendasikan oleh Warga Klaten Solo Raya dengan Paket Kambing Aqiqah Syar'i, Sehat, Murah dan Berkualitas

Konsultasi

Pencarian

Hukum Aqiqah Jarak Jauh, Bagaimana Menurut Islam?


Hukum Aqiqah Jarak Jauh, Bagaimana Menurut Islam?  



Hukum Aqiqah Jarak Jauh, Bolehkah Menurut Islam?
Free Fasilitas Aqiqah Klaten Al Kautsar

Aqiqah merupakan kata yang memiliki arti rambut bayi yang baru lahir. Menurut istilah aqiqah merupakan suatu cara untuk mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran seorang bayi dengan cara menyembelih hewan ternak (kambing) pada hari ketujuh setelah anak itu lahir. Pada acara ini juga anak diberi nama dan dipotong rambutnya. Aqiqah memang sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia yang mayoritas memeluk agama Islam. Upacara aqiqah ini terdiri dari beberapa bagian, yang pertama adalah menyembelih hewan ternak(kambing), memotong rambut sang anak, dan yang terakhir pemberian nama. Hukum aqiqah menurut islam adalah sunnah muakkad. Walaupun orang tua dalam keadaan sulit, aqiqah tetap dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat. Inti dari perayaan aqiqah ini adalah merupakan bentuk ungkapan rasa syukur yang dilakukan dengan cara memotong hewan ternak. Seiring berjalannya waktu melakukan aqiqah sudah semakin mudah, seperti halnya kita memesan pada salah satu catering, atau bahkan melakukannya di lain tempat dengan kita tinggal atau biasa yang disebut dengan aqiqah jarak jauh.

Baca Juga: Alasan Kenapa Memilih Aqiqah di Aqiqah Klaten Al Kautsar

Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah aqiqah jarakjauh ini boleh menurut syariat islam? Dan apakah pelaksanaanya sah jika dilakukan di tempat ynag berbeda dengan tempat tinggal kita? Yuk mari kita simak jawabannya berikut ini. Sebenarnya dalam pelaksanaan aqiqah tidak terdapat syarat mutlak yang mewajibkan disembelih dimana tempat kita berada atau tempat si cabang bayi berada. Namun, yang perlu bersama-sama kita ingat adalah alangkah lebih baiknya apabila dilakukan ditempat kita tinggal. Mengapa demikian? Karena dengan begitu, orang-orang disekitar kita juga dapat merasakan kebahagiaan dengan kelahiran sang buah hati. Dan yang tidak kalah penting adalah alangkah lebih afdhalnya apabila dalam menyembelih hewan ternak (kambing), dilakukan oleh orang tua sang bayi sendiri. Hal ini bukan tanpa alasan, karena dengan menyembelih hewan ternak langsung kita dapat meningkatkan taqwa kita kepada Allah SWT. Tidak hanya itu, dengan melihat hewan yang akan dikurban, maka kita akan lebih yakin bahwa hewan tersebut telah memenuhi syarat sesuai syariat Islam. Keuntungan yang lain adalah kita yakin bahwa hewan tersebut disembelih dengan nama Allah SWT, karena hal tersebut merupakan syarat utama diterimanya aqiqah seseorang. Serta ditambah lagi apabila kita menyembelih sendiri, maka sepertiga dari daging tersebut bisa dimakan oleh oleh kita dan keluarga, seperti sunnah Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Doa Walimatul Aqiqah

Setelah mengetahui hukum aqiqah jarak jauh dan segala kelebihan dan kekurangan apabila kita melaksanakan aqiqah sendiri, maka kita tidak perlu ragu lagi untuk segera mengadakan syukuran kelahiran sang buah hati ini. Dengan mengadakan aqiqah maka kita secara tidak langsung berbagi kebahagiaan terhadap sesame dan juga memenuhi kewajiban kita sebagai orang tua.

Bagi anda yang berencana untuk menunaikan ibadah aqiqah dapat mempercayakannya kepada kami, Aqiqah Klaten Al Kautsar. Aqiqah Klaten Profesional dengan Paket Kambing Aqiqah Syar’i, Sehat, Murah, dan Berkualitas. Keterangan lebih jelas untuk harga terbaru Hubungi Kami Aqiqah Klaten Al Kautsar.. 



Tag : Aqiqah, Artikel
0 Komentar untuk "Hukum Aqiqah Jarak Jauh, Bagaimana Menurut Islam? "

Back To Top